Postingan

Menampilkan postingan dengan label Nangroe Aceh Darussalam

Agar Kegiatan Ekspor Optimal, Pelabuhan Calang Perlu Breakwater

Gambar
Pelabuhan Calang Sekarang ini, aktivitas ekspor dan impor dari pelabuhan Calang, Provinsi Nangre Aceh Darussalam, terus mengalami peningkatan. Pelabuhan yang terletak di Aceh Jaya tersebut membutuhkan breakwater atau pemecah gelombang agar aktivitas bongkar muat barang di sana bisa berlangsung lancar sepanjang tahun.  Kondisi tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Aceh, Teuku Faisal, saat beliau bertemu dengan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Calang, Erwandi di Calang pada hari Rabu tanggal 01 Maret 2023. Kegiatan ekspor di Pelabuhan Calang Aceh Jaya, kata Faisal seperti dilansir aceh.tribunnews.com, terus bertumbuh secara signifikan dari tahun ke tahun.  Breakwater tersebut dibutuhkan karena pada musim-musim tertentu, seperti misalnya pada musim angin barat, aktivitas di kapal-kapal yang sedang sandar untuk bongkar muat barang jadi terganggu. Padahal, banyak komoditas ekspor Aceh yang harus dikirim ke luar negeri seperti Crude Palm Oil dan...

Kemenhub Akan Laksanakan Pengerukan Pelabuhan Kuala Langsa Untuk Keselamatan Kapal dan Peningkatan Volume Barang

Gambar
Foto: dokumentasi Kemenhub Sebagaiman dilansir dari laman resmi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada hari Minggu tanggal 12 Februari 2023, Menter Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sudami mengatakan bahwa telah terjadi pengendapan pada kedalaman 3 meter yang menyebabkan kapal-kapal tol laut tidak bisa masuk Pelabuhan Kuala Langsa, Aceh. Oleh karena itu, Kemenhub akan mengadakan pengerukan di sana.  Dalam kunjungan kerja ke pelabuhan tersebut, Budi mengharapkan agar dalam waktu 4 sampai 5 bulan, pengerukan dapat dilaksanakan agar kapal-kapal niaga berukuran besar bisa keluar dan masuk pelabuhan.  Pengerukan itu sendiri nantinya merupakan kolaborasi antara Kemenhub, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nanggre Aceh Darussalam (NAD) dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) selaku pengelola.  Estimasi kedalaman pengerukan yang akan dilaksanakan di Pelabuhan Kuala Langsa adalah -5.5 mLWS, dengan estimasi volume keruk 197.700 meter persegi. Pengerukan itu sendiri dilaksanakan untuk menduk...